https://kepripos.id/wp-admin/customize.php?return=%2Fwp-admin%2Fabout.php

Wakil Bupati : Pasar Bersih Supaya Masyakat Sehat

  • Share

“Sulap Bukit Gundul Jadi Flamboyan Merah”

NATUNA – untuk memenuhui kebutuhan masak-masak masyarakat berbelanja kepasar, untuk itu pasar harus bersih, jika pasar kotor bakteri akan berpindah ke sayur-mayur , ikan, daging dan lainnya, sehingga menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi, disampaikan wakil Bupati Natuna Rodhial Huda pada giat kampanye bersih sampah pelastik, berlokasi di Pasar Ranai, Natuna. (25/06/2021).

Rodhial didampingi Kadis Lingkungan hidup beserta jajarannya menelusuri lorang pasar samberi mengambil sampah pelastik.
Kesempatan itu Rodhial mengingatkan kepada pemilik lapak agar sampah dibuang pada tempatnya.

Rodhial dengan ramah menyapa pedangan” sehat-sehat semua, mudahan dagangannya tetap laris walau kita masih dilanda covid”.

Kampanye bersih ini tidak saja untuk lingkungan pasar, akan tetapi disemua lini agar Natuna menjadi daerah tujuan wisata.

Rodhial menjelaskan, kampanye kebersihan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berperan aktif memperhatikan lingkungan yang bersih. Membersihkan lingkungan sekitar menjadi kebiasaan masyarakat. Warga juga dihimbau memelihara tanaman hias dihalaman rumah, juga tidak membuang sampah non organik sembarang ke laut.

“Gotong royong ini diagendakan setiap hari Jumat. Sebagai kampanye Jumat bersih, dan kegiatan ini untuk merealisasi dari janji kami dalam kampanye politik lalu,” ungkap Rodhial yang sembari memungut sampah-sampah plastik di bawah meja pedagang ikan.

Pada kegiatan Jumat bersih ini sambungnya, akan diagendakan digelar seluruh pelosok di Natuna dan menargetkan bukit-bukit gundul disebabkan kebakaran akan disulap menjadi flamboyan merah.

“Menjadikan lingkungan, alam yang nyaman dan indah ini untuk memberikan kesan kepada wisatawan yang singgah di Natuna, tetap kembali berkunjung” ungkapnya.

Rodhial mengakui, sebelumnya dirinya berpengalaman sebagai lokal partner kapal pesiar cruiser. Beberapa wisatawan yang berkunjung tidak kembali yang disebabkan suguhan wisata di Natuna masih kurang memuaskan dan negatif.

Salah satu kurangnya kesan itu adalah kenyamanan lingkungan dan alam. Contohnya saja laut kita dicemari plastik dari limbah rumah tangga. Masih ada bukit gundul karena kebakaran dan pantai yang dipenuhi nyamuk agas. Sehingga pantai perlu di foging dan kebersihannya dirawat.

“Jumat bersih ini akan terus kami kampanyekan selama tiga tahun secara rutinitas di lokasi berpindah-pindah selama kepemimpinan, terangnya”.

banner 120x600
  • Share