Wakil Bupati Natuna Nanam Cabai Cepat Panen dan Langsung Memanen

  • Share
Spread the love

Natuna, Kepri PosTekan Inflasi di Natuna Pemkab Natuna mengadakan penanaman palawija untuk kebutuhan pangan rumah tangga.  Pencanangan Gerakan Menanam Cepat Panen dipimpin oleh Wakil Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda di lahan pertanian warga di Air Buluh Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, (02/12/2022).

Penanaman palawija cepat panen ini dilaksanakan secara langsung dikeben warga M. Sarif dan diikuti oleh 19 dan diikuti oleh 19 kelompik   Tani di Natuna melaui zoom.

 Giat diawali dengan penyerahan bibit dan sarana pertanian sekala rumah tangga oleh Wakil Bupati Rudhial Huda di lanjutkan oleh Asisten I Khaidir, Organisasi Perangkat Daerah, Camat Bunguran Selatan dan Kedes Cemaga Tengah

Dikesampatan itu Wakil Bupati Natuna sampaikan, penanam palawija yang dikosentrasi pada penanaman cabai dikarenakan cabai di Nituna kadang-kadang terjadi kenaikan, sehingga terjadi inflasi.

” langkah yang perlu dilakukan oleh kita semua untuk menekan laju inflasi, maka diperlukan gerakan penanaman paliwija di pekarangan rumah atau di lahan-lahan tidur”, sampai Rodhial.

Tambah Rodhial, kita tidak perlu membeli sayur-mayur untuk kebutuhan dapar. Lahan kita luas, lahan tidurpun banyak tanamilah sayur-mayur, sehingga uang untuk membeli kebutuhan tersebut bisa ditabung ataupun untuk keperluan pendidikan anak.

” untuk itu dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan perlu memberi penyuluhan dan pendampingan kepada petani guna meminimalisasi gagal panen”.

Setelah penanaman Rodhial langsung memanen cabai cabe di kebun milik M. sarif yang berada di seberangan jalan dari tempat giat menanam tersebut.

Disela-sela memanen Rodhial di dampingi sang istri, menaruh harapan kepada petani di desa-desa lain termotivasi untuk melakukan hal yang sama.

Ditempat terpisah Kadis Pertanian dan Ketahanan pangan Sri Hariningsih  kepada Kepri Pos sampaikan, kegiatan menanam tanaman cepat panen diambil dari alokasi dari  dana 2 % DAU Kabupaten Natuna yang merupakan kompensasi dari kenaikan BBM.

” dari 20 kelompok tani yang ikut serta dalam penanam serentak ini mendapat bantuan bibit palawija (cabe) , pupuk dan alat penyemprot hama”. terangnya. *( Aulia).

 


Spread the love
  • Share