Terkait Fasilitas Pasar Rakyat Baru Tidak Memadai,Pedagang Pasar Ranai Beraudensi di  DPRD Natuna

  • Share

Natuna, Kepripos.idPasar Rakyat Ranai baru  Sanitasi tidak memadai, Pedang di Pasar Ranai sampaikan keluhannya ke DPRD Natuna. Mereka menghawatirkan timbul permasalahan baru yang disebabkan oleh limbah pasar, sementara pedang perlu di relokasi.

Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda Rahmatullah didampingi Wakil Ketua II Jarmin Sidik menerima audiensi pedagang dari  pasar Ranai.   Bertempat di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna, Jl Yos Sudarso Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, Rabu(21/06/2023).

Wakil Ketua II DPRD Natuna Jarmin menyampaikan, kita manfaatkan saja fasilitas yang sudah ada terlebih dahulu, untuk beberapa fasilitas pasar yang masih kurang nanti akan kita bangun lagi dengan anggaran yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah. Apabila fasilitas pasar rakyat ini tidak segera ditempati oleh para pedagang maka dikhawatirkan tidak akan dilakukan penambahan fasilitas pasar rakyat oleh Kementerian terkait.

Menjawab keluhan pelaku usaha di pasar Ranai, Kepala Disperindagkop Natuna Marwansyah Putra mengatakan, anggaran tahun 2020 yang semulanya diperkirakan nilai pembangunan pasar rakyat mencapai 4 milyar, namun terjadi pemotongan anggaran akibat covid- 19 sehingga nilai pembangunan hanya 2 milyar saja, sehingga berbagai fasilitas pasar rakyat tidak terpenuhi dengan baik. Namun untuk mengatasi berbagai kekurangan dipasar rakyat,  kami akan  bekerja sama dengan Dinas terkait untuk membantu mengatasinya, seperti DLH untuk pengangkutan limbah sampah baik itu sampah plastik maupun sayuran busuk, Perkim untuk membuat MCK dan saluran pembuangan air ke laut serta pembangunan sarana air bersih,  sementara  listrik dan air bersih sudah kami penuhi.

Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Aris Munandar mengatakan, saya sepakat dengan pernyataan Kadis Perindag yang akan menambah dan memperbaiki fasilitas yang dianggap kurang memadai sehingga perlu dilakukan perbaikan, maka dari itu mari kita selesaikan permasalahan ini dengan bersama untuk segera mengatasi permasalahan ini dengan baik. Diharapkan pedagang pasar untuk segera menempati fasilitas pasar rakyat tersebut guna tidak membuang fasilitas yang sudah dibangun.

Selaku Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki mengatakan, untuk memidahkan para pedagang setidaknya Disperindagkop lakukan koordinasi dengan pihak Perumda karena Perumda pengelola di pasar Ranai, hal tersebut perlu dilakukan karena untuk mencocokkan data dilapangan agar tidak terjadi kesalahan data. Maka dari itu kami mengharapkan pihak Disperindagkop dan Perumda lakukan koordinasi kembali guna meninjau keadaan lapangan terkait jumlah pedagang pasar yang akan direlokasi ke pasar rakyat yang baru.

Mewakili para pedagang di pasar Ranai Aprizal menyampaikan, pertemuan ini dilakukan untuk menyampaikan keluh kesah para pedagang pasar Ranai yang melihat kurangnya keseriusan Pemerintah dalam merelokasi para pedagang ke pasar rakyat, karena berbagai fasilitas tidak mendukung seperti tempat pembuangan limbah tidak ada, pembuangan saluran air tidak ada serta fasilitas lainnya sangat memprihatinkan. Kami juga menolak direlokasi apabila ada penambahan pedagang baru di pasar rakyat tersebut, sementara kita ketahui untuk merelokasi pedagang lama saja sudah tidak cukup dimana pasar rakyat hanya terdiri 48 meja saja, sementara  pedagang lama di pasar Ranai ada 50 meja pedagang.* (Irwanto)

Asisten I Setda Natuna Buka Bimbingan Teknis Pengadaan Barang Dan Jasa

 

 

banner 120x600
  • Share