Tahun 2023 BPBD Tangani 91 Peristiwa Bencana Alam di Natuna

  • Share
Kepala Pelaksana Harian Raja Darmika saat diwawancara Kepripos

Natuna, kepripos.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna tercatat ada 91 peristiwa bencana alam yang terjadi di Natuna sepanjang tahun 2023. Hal ini disampaikan  Kepala Pelaksana Raja Darmika kepada Kepripos,id pada Selasa (09/01/2023) di Ruang kerja BPBD Natuna Kepulauan Riau.

Lanjutnya, mayoritas bencana alam tersebut diantaranya 53  kebakaran hutan dan lahan, 18 banjir, 17 cuaca ekstrim yang diikuti dengan 2 kejadian tanah longsor, serta 1 gelombang ekstrim dan abrasi.

Jika dibandingkan pada tahun sebelumnya peristiwa kebakaran hutan dan lahan melonjak naik pada tahun 2023.

“Pada tahun 2022 ada 33 kejadian kebakaran lahan dan hutan, namun pada tahun 2023 terjadi kenaikan,” ujar Kepala Pelaksana Raja Darmika pada Selasa (09/01/2023) di Ruang kerja BPBD Natuna Kepulauan Riau.

Salah satu penyebab terjadinya pembakaran lahan dan hutan adalah meningkatnya kekeringan dan kebiasaan masyarakat membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Dalam hal ini Darmika tidak melarang masyarakat melakukan hal tersebut, namun harus melakukan pembakaran terkendali yang sesuai dengan prosedur.

“Sebelum membakar masyarakat harus membuat pembatas dan mengumpulkan sampah agar pembakaran tidak menyebar dan dapat diantisipasi,” jelas Darmika.

Selain itu, Darmika juga mengungkapkan pada tahun 2023 peristiwa bencana alam dengan korban jiwa terbanyak terjadi pada bencana banjir dan longsor di Serasan pada Maret lalu.

“Sebanyak 54 korban jiwa meninggal, 50 ditemukan dan 4 lainnya dinyatakan hilang yang juga dipastikan meninggal,” ungkap Darmika.

Belajar dari pristiwa itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang bisa mengatasi terjadinya bencana alam.

“Agar tahun-tahun ke depan kejadian tersebut dapat semakin menurun,” harap Darmika.* (Dayat)

  • Share
error: Content is protected !!