SMKN 3 Tanjungpinang Komitmen Menyiapkan SDM Siap Kerja

  • Share
Jumadi, S.Pd, Kepala SMK Negeri 3 Tanjungpinang. (Foto: Kepripos.id/Yoyok Sudirman)
Spread the love

TANJUNGPINANG, (Kepri Pos)- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting melengkapi pesatnya pembangunan fisik dan digital era sekarang ini.

Apalagi strategi pembangunan pemerintah kini  fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dan SMK menjadi andalan dalam menyiapkan tenaga terampil.

Kepala SMK Negeri 3 Tanjungpinang, Jumadi mengatakan sistem kejuruan pendidikan di SMK memang didesain mempersiapkan siswa memiliki kemampuan dan keterampilan. Utamanya yang dibutuhkan sektor industri dan dunia usaha.

Di samping itu, dengan masuk SMK, siswa juga dibekali ilmu kewirausahaan.

“Harapannya, setelah lulus nanti, siswa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan membuka usaha sesuai bidang keahliannya,” katanya kepada Kepri Pos di sekolahnya, Selasa, 01 Agustus 2023.

Maka, para orang tua jangan ragu menyekolahkan anaknya ke SMK. Keselarasan pendidikan SMK dengan dunia kerja sudah dirancang sejak awal. Salah satunya melalui program link and match 8+i. Sehingga kurikulum antara SMK dengan dunia industri  sudah klop.

Saat lulus anak SMK juga dibekali sertifikasi kompetensi. Sebagai bukti mereka memiliki kompetensi di bidang tersebut. “Peluangnya pun lebih besar diterima di industri dibanding lulusan sekolah umum,” ujar Jumadi.

Ditambah lagi perkembangan SMK sekarang ini cukup signifikan. Kejuruan yang disediakan pun strategis sesuai perkembangan jaman.

Di SMK Negeri 3 Tanjungpinang sendiri terdapat 5 program keahlian yang menjadi andalan. Yang pertama, tekhnik konstruksi dan properti. Tekhnik ini terdiri dari desain permodelan dan informasi bangunan, serta bisnis konstruksi dan properti.

Kedua, teknik ketenagalistrikan. Yakni, teknik instalasi tenaga listrik, dan otomasi industri.

“Otomasi industri adalah pemanfaatan sistem kontrol berbasis komputer untuk menggerakan alat dan mesin di pabrik,” kata Jumadi.

Ketiga, teknik mesin. Terdiri dari teknik permesinan, dan pengelasan.

Keempat, teknik elektronika. Yakni, teknik elektronika industri, dan teknik mekatronika.

Jumadi menerangkan, ilmu teknik mekatronika atau mechatronics engineering merupakan gabungan dari beberapa cabang ilmu keteknikan, seperti teknik mesin/mekanik, teknik kendali, teknik elektro, dan ilmu komputasi (computer science, software dan hardware).

“Tujuan dari ilmu ini menghasilkan suatu produk otomasi yang cerdas dan efisien,” kata Jumadi.

Adapun yang kelima, teknik otomotif. Terdiri dari teknik kendaraan ringan dan otomotif, serta teknik bisnis sepeda motor.

Jumadi menegaskan SMK Negeri 3 komitmen secara jangka panjang meningkatkan pengetahuan akademis, keterampilan, serta karakter siswanya. Demi mempersiapkan generasi masa depan yang kompeten yang siap pakai di dunia kerja.

Dan penyerapan tenaga kerja bagi alumni SMK ini, menurutnya, tidak hanya menciptakan pendapatan bagi alumni itu sendiri. Tapi secara tak langsung membantu perekonomian daerah.

“Peran inilah yang membuat SMK menjadi sektor penggerak pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Di sisi lain, pendidikan SMK merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas SDM. Untuk itu SMKN 3 terus berupaya mampu menghasilkan lulusan yang bermutu.

“Maka kami terus memperluas kerja sama dengan sebanyak mungkin perusahaan dan industri multi sektor untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Jumadi.

Terbaru, SMKN 3 Tanjungpinang menandatangani MoU dengan LPK Bintan Cakrawala. Untuk menggelar pelatihan welder inspector.

Pelatihan kompetensi berbasis industri ini hasil kerja sama dengan PT. BIIE, pengelola kawasan Industri di Lobam.

Tujuannya, kata Jumadi, meningkatkan kapasitas dan keterampilan siswa agar sesuai kebutuhan industri. (Yoyok Sudirman)


Spread the love
  • Share