Sekjen Mendagri : Tingkatkan Perekonomi Negeri Perbatasan Natuna Melalui Pariwisata dan Kemaritiman

  • Share
Spread the love

Natuna, Kepripos.id–  Untuk meningkatkan perekonomi masyarakat perlu dilakukan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ada  dua hal yang perlu dioptimalkan di Natuna, yaitu sektor kemaritiman dan kepariwisataan. Untuk perwujudan itu PLBN Serasan bukan hanya untuk arus barang antar negara saja, akan tetapi juga akan dijadikan lintas orang dari luar negeri. Kemudian perlu dibangun  bandara baru di Natuna. Hal ini disampaikan Sekjen Mendagri, Suhajar Diantoro   pada Seminar Antar Bangsa yang ditaja oleh Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ) Natuna, Kepulauan Riau(30/09/2023)

Seminar Antar Bangsa yang ditaja oleh STAI Natuna mengusung tema Menuju Pradigma Baru  Pengelolaan Pembangunan Daerah Perbatasan Perspektif ” Menuju Janji Kemerdekaan ” .

Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari kementerian dalam negeri yang diwakili oleh Sekjen Mendagri Suhajar Diantoro, sementara narasumber melalui zoom meeting  yaitu  Senator Datuk Sri Prof. Dr. Awang bin Sariyan, Anggota Dewan Negara Parlemen Malaysia di Malaysia dan Kepala BPBD Provinsi Kepri.

 

Hadir pada seminar tersebut, Sekda Natuna, beberapa OPD, Ketua Yayasan Abdi Umat,Ketua STAI Natuna, Tokoh masyarakat H. Huzrin Hood serta ormas  keagamaan lainnya, serta dosen dan mahasiswa STAI.

Lanjut Suhajar yang juga mantan Camat Serasan itu, untuk meningkatan pendapatan perkapita kita perlu perlu meramaikan orang untuk datang ke Natuna dalam bentuk pariwisata. Kerena wisatawan sudah pasti membawa uang untuk dibelanjakan. Tentu perhotelan akan maju, rental kendaraan, restoran, tempat wisata, hingga kuliner khas Natuna akan ikut terdampak.

Untuk mendorong itu, tentu pintu masuk perlu dipersiapkan, seperti PLBN Serasan perlu ditambah fungsi untuk lintas orang selain barang. Sehingga Warga  Negara tetangga akan mengunjungi Serasan.

“ di Serawak, warganya tidak pernah melihat matahari terbit kerena tertutup oleh lengkungan pulaunya. Sehingga untuk melihat mata hari terbit ( sunrise ) mereka perlu ke Serasan.

Disamping itu kita perlu menyiapkan bandara yang mampu didarati oleh pesawat berbadan lebar untuk terbang dari Jakarta langsung ke Natuna, tentu jarak tempuh makin dekat, sehingga harga tiket pun akan lebih murah.

“ pihaknya bersama kementerian terkait sedang membahas hal  secara inten di Bappenas”. tutupnya *(Fadil)

 


Spread the love
  • Share