Polres Natuna Amankan Tiga Pelaku Pencurian 38 Unit ACCU UPS RSUD Natuna

  • Share

Reskrim Polres Natuna mengamankan tiga pelaku pencurian ACCU Uninterruptible Power Supply (UPS) sebanyak 38 Unit milik RSUD Ranai, Jumat (14/10/2021) ditangkap secara terpisah.Sedangkan satu tersangka berinisial J saat ini masih dalam tahap pengejaran.

Dua pelaku berinisial AA (32) warga Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur,  S (41) beralamat di Jalan Ahmad Yani Ranai diringkus, Jumat (14/10/2021) dan tersangka LL (18) warga Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur ditangkap polisi, Minggu (17/10/2021). Sementara pelaku J warga Setengar masih dilakukan pengejaran.

Disampaikan Kasatreskrim polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara didampingi Kanit Jatanras dan Kasipenmas pada conference pers di Mapolres, Senin (18/10/2021) pukul 11.10 Wib.

Kasus pencurian ini terungkap berdasarkan laporan polisi pihak RSUD Ranai nomor 51/X/2021 tertanggal 14 Oktober 2021 dengan  peristiwa pencurian ACCU UPS milik RSUD Natuna,Jumat (08/10/2021).

Lanjut kasat, adapun ACCU UPS berhasil digondil dari ruang   LVMDP sebanyak  38 Unit . Dari hasil pengejaran pihak polres berhasil menemukan kembali 38 ACCI tersebut.

Modus operandi para pelaku masuk keruangan UPS dengan cara mencongkel jendela di malam hari. Kemudian pelaku  meletakkan batterai hasil curian disamping kamar mayat dan memindahkan ke dalam mobil pick-up rental. Lalu, membawa secara bersama-sama dan minyimpannya dirumah salah satu tersangka di Ranai Darat, terang Nazara.

Barang bukti  berupa 38 Unit ACCU mesin UPS merk Goket 12 Volt dan satu  Unit Mobil Pick-up Carry Mitsubhisi TS120 warna hitam Nomor polisi BP xxxx NY diamanklan di Polres Natuna.

Dari terungkapnya kasus pencurian yang merugikan RSUD sebesar 95 juta Rupiahn ini, kami akan mengembangkan kasus ini, karna banyak terajadi kehilangan ACCU dan lainnya.

Atas perbuatannya, komplotan spesialis aki ini dijerat pasal 363 ayat (1) huruf ke 4 dan 5 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan penjara paling lama 7 tahun, tutupnya.

Kasubbag Umum, Humas dan Perlengkapan RSUD Natuna, Harpen Suryadi melalui selulernya kepada kepripos.id “ Peristiewa dicurinya ACCU UPS tidak mengganggu operasional RSUD, khususnya ruang bedah dan ICU jika PLN mati, karna RSUD sudah mengeporasikan UPS baru yang pengadaan dua tahun lalu. Sementari yang mereka curi tersebut merupakan ACCU dari UPS rusak. Namun ACCU tersebut masih bagus”.

Keselurahan accu dari UPS rusak berjumlah sebanyak 50 unit, 38 unit berhasil mereka curi, sementara 12 unit lagi masih berada di raknya, tambah Harpen.** (Fadil).

banner 120x600
  • Share