Pencarian Nelayan Bagan Jatuh di Laut Natuna Dilanjutkan

  • Share
Pencarian Junaidi, nelayan bagai yang hilang, (31/07/2022)
Spread the love

Natuna, Kepripos.id Pagi ini pencarian nelayan bagai bernama Junaidi dinlanjutkan. hal ini disampaikan Camat Bunguran Barat, Khaidir, S.Ag,MAP, Senin (01/08/2022).

Lanjut Khaidir melalui sambungan teleponnya, rombogan pecarian nelayan yang terjatuh kelaut saat kemarin yang bergerak dari  pelabuhan Sedanu sebanyak 20 pompong nelayan dan 2 speed boat dengan membawa 70 personil baik dari pihak Kecamat, Posal, Polsek maupun perhipunan nelayan  Sedanau.

“Robongan bergerak   bergerak menuju lokasi pencarian sekitar jam 7.30 pagi.” terang Khaidir.

Camat Khaidir sedang menuju lokasi pencarian, Senin (01/08/2022)

Dikabrkan seorang nelayan  bernama Junaidi (23) yang merupakan pekerja bagan apung di Kecamatan Bunguran Barat Kelurahan Sedanau Kabupaten Natuna, pada hari sabtu 30/7/22 pukul 19.30  hilang di Laut Sedanau Kabupaten Natuna Provinsi Kepri.

“Atas laporan yang diterima oleh Kecamatan,  pihakya beserta   Posal, Basarnas, Polairud dan  Polsek, Persatuan Bagan dan Masyarakat langsung melakukan pencarian dan pagi ini pencarian dilanjutkan kebali”. terangnya.

tim pecarian bertolak dari pelabuhan Sedanau

Dikutip daril laman Alreinamedia.com (31/07/2022), Kronologi kejadiannya Pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekira pukul 18.30 Wib Sdr. Eko dan Sdr. Junaidi menarik atau memindahkan Bagan menggunakan pompong dari posisi awal untuk mengamankan Bagan mereka agar tidak terjadi tabrakan antar sesama bagan. Sekira pukul 18.57 Wib, Bagan yang dikendalikan oleh Sdr. Eko dan Sdr. Junaidi mengalami tabrakan dengan Bagan milik Sdr. Santo dikarenakan bagan tersebut tidak ada penerangan.

Diperkirakan Sdr. Junaidi berusaha menahan Bagan yang tabrakan tersebut. Sehingga Sdr. Junaidi Naik ke Bagan Sdr. Santo, setelah berhasil menghindari tabrakan tersebut.
Junaidi Pekerja Bagan yang hilang

Dikarenakan Sdr. Junaidi tertinggal di Bagan Sdr. Santo. Lalu Sdr. Junaidi terjun ke air berusaha mengejar Bagan Sdr. Eko dengan cara berenang. Ternyata tidak berhasil ungkap Khaidir.

Selanjutnya Sekira pukul 19.30 Wib, Sdr. Eko menyadari bahwa Sdr. Junaidi sudah tidak ada lagi di Bagan mereka, diperkirakan terjatuh ke laut dan segera menghubungi Sdr. Sumardi(Pemilik Bagan). Lalu barulah pada pukul 20:00 Wib saudra sumardi melaporkan Kepihak Kepolisian Bunguran Barat akan kejadian tersebut terang Camat Bunguran Barat dengan memberikan Titik Koordinat (3,52934, N. 107. 56. 691. E) Perairan Laut Selau Daerah Dalam Pulau Kukup.*(Aulia).

 

 

 


Spread the love
  • Share