Pelra Pelaku Utama Ekonomi Kerakyatan Bidang Maritim

  • Share
Pelantikan 6 DPC Pelra secara simbolis yang di wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara

Batam, Kepripos.id– Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (Pelra) Provinsi Riau – Kepri yang disejalankan pelantikan 6 DPC Pelra pada tanggal 19/2-2022 di Hotel Planet Batam. Turut hadir dan memberi kata sambutan , Pj. Sekdaprov Kepri Eko Sumbaryadi.

Acara tersebut bertema “Kita Mantapkan Peranan Pelayaran Rakyat Sebagai Pelaku Utama Ekonomi Kerakyatan di Bidang Maritim Prov Riau dan Prov Kepri”.

DPD Pelra Provinsi Kepri dan Provinsi Riau dikukuhkan dengan Kepengurusan Andi Mashadiyat Ketua, Triyana Syahfitri, SH, MM, Sekretaris dan Muslim Matondang, SH, Bendahara yang dilantik oleh Ketua Umum DPP Pelra, H. Sudirman Abdullah, SE didampingi Sekjen DPP Pelra, H. Mualimin Dawing. Dilanjutkan dengan pelantikan pengurus 6 Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Pelra.

DPC Pelra yang dilantik adalah DPC Pelra Kota Batam, DPC Pelra Pekanbaru, DPC Pelra Bintan, DPC Pelra Tanjungpinang, DPC Pelra Indra Giri Hilir dan DPC Pelra Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Eko memaparkan negara maritim adalah negara yg sebagian besar wilayahnya berupa perairan, namun secara umum negara maritim adalah negara yang memanfaatkan secara optimal wilayah laut dalam konteks pelayaran yang secara sederhana negara maritim adalah suatu negara yang memiliki daerah teritorial lautnya sangat luas.

“Indonesia pada saat ini lebih dikenal sebagai negara maritim di dunia internasional. Alasannya mengapa Indonesia disebut negara maritim adalah karena wilayah perairan di indonesia lebih luas dari daratan” ujar Pj. Sekda Eko

Menurut Pj. Sekda, Indonesia memiliki sekitar 17.499 pulau bergaris pantai sepanjang 81.000 km (terpanjang kedua setelah kanada).salah satu faktor mengapa indonesia di sebut negara maritim adalah karena posisi perairannya yg sangat strategis di mana Indonesia terletak di antara dua benua yaitu benua asia dan benua australia serta di antara dua samudera yaitu samudra pasifik dan samudra india.

“Ini adalah salah satu keunggulan yang dimiliki indonesia. Dua faktor tersebut dapat dikatakan bahwa indonesia memiliki keunggulan serta potensi yg sangat besar di sektor kelautan” imbuhnya.

Selanjutnya, Pj. Sekda Eko menambahkan Kepri merupakan salah satu provinsi yang memiliki luas lautan yang melebihi luas daratan dan letak geografis Kepri dari Selat Malaka sampai Laut Natuna Cina Selatan berbatasan langsung dengan Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Singapura sebagai pusat perdagangan dunia.

“Kepri sendiri memiliki luas wilayah 25.810 km² di mana 96 persen di antaranya merupakan lautan dan 4 persen daratan, dan dirangkai oleh 2.408 pulau dengan garis pantai sepanjang 2.367 km berada di laluan pelayaran internasional  dan memiliki potensi kelautan yg bisa diandalkan” katanya

Pengurus LAM  Kecamatan se Natuna Akan Dikukuhkan Untuk Setandarisasi

Kemudian, lanjut Pj. Sekda Eko, potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang terdapat di Kepri antara lain berbagi hasil perikanan laut, wisata bahari dan pantai dengan ekosistem mangrove, terumbu karang dan rumput laut serta sumber daya alam non hayati yaitu minyak bumi, gas alam, pasir laut dan bahan tambang mineral.

“Tentunya dalam proses tata kelola sumberdaya tersebut dibutuhkan perusahaan atau koorporasi yg mampu mengakomodir kebutuhan angkutan dalam sumberdaya” tutup Pj. Sekda Eko

Turut Hadir dalam acara tersebut Kepala BPKAD Kepri Venni Meitaria, Kadishub Kepri Junaidi, Kadishub Batam Solihin dan Asisten Ekbang Bintan Mohammad Panca Azdigoena, Kadishub Kabupaten Bintan dan para KSOP serta undangan lainnya.**

 

banner 120x600
  • Share