Pelabuhan Samudera Natuna Masuk Sekala Prioritas Nasional

  • Share
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengikuti musrenbang Nasional tahun 2022

Jakarta, Kepripos.id- Pelabuhan Samudera Telok Buton Natuna masuk disekali prioritas bersama  usulan proyek prioritas strategis nasional dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil diakomodir dalam pembahasan desk Musrenbangnas Tahun 2022, Kamis (12/06/2022) lalu.

Dari 28 usulan proyek  prioritas nasional yang diusulkan Pemprov Kepri, baru   11 usulan  yang diakomodir.

Adapun kesebelas usulan program prioritas yang diakomodir Musrenbangnas Tahun 2022 adalah pembangunan Pelabuhan Samudera Teluk Buton Natuna,  pembangunan Jembatan Batam-Bintan, pembangunan Jalan Lintas Barat lanjutan, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Pulau Bintan, pembangunan bangunan Pengendali Banjir Batam-Bintan, , penyediaan Air Baku DAS Kawal Tahap 2, pemberdayaan dan pembinaan kemitraan usaha sebagai pemasok industri pariwisata, pembangunan Flyover Simpang Kabil.

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad meyakini, kesebelas program ini bisa menjadi daya dukung Provinsi Kepri terhadap pembangunan nasional.

“Semakin meningkatnya arus barang dan jasa antara Batam dan Bintan sekarang ini membutuhkan infrastruktur penghubung yang memadai seperti jembatan,” kata Ansar.

Berdirinya Jembatan Batam-Bintan juga mampu mendukung perkembangan perekonomian, khususnya di sektor industri, pariwisata, perdagangan, pertanian, dan perikanan di kedua pulau. Sekaligus dapat menjadi pemicu berkembangnya kawasan baru di sepanjang koridor Jembatan Batam-Bintan.

Kabag Ekonomi Wan Sazali:  Mengatasi  Kelangkaan BBM Solar Bersubsidi dengan Dua Cara

Selain itu, pembangunan ruas Jalan Lintas Barat lanjutan menjadi usulan dari Pemprov Kepri, karena belum adanya ruas jalan yang menguntungkan langsung Wilayah Utara Pulau Bintan di Tanjung Uban dengan Wilayah Timur Pulau Bintan di Kota Kijang.

“Sekarang arus barang dan jasa menjadi lambat, karena harus ke Kota Tanjungpinang dulu, akibatnya waktu dan biaya transportasi menjadi tidak efisien,” ujar Ansar.

Selanjutnya, penyelesaian krisis air bersih juga menjadi prioritas Pemprov Kepri dengan pembangunan SPAM Regional Pulau Bintan.

Dengan semakin sering terjadinya krisis air bersih pada musim kemarau maka dibutuhkan pasokan air bersih untuk memasok kebutuhan masyarakat Pulau Bintan, ditambah dengan semakin meningkatnya aktivitas perekonomian sejalan dengan meningkatnya kebutuhan air bersih.

Dekranasda Natuna Berikan Bantuan untuk Pengrajin Batik Desa Pengadah

Kesebelas usulan program tersebut pun menjadi komitmen Gubernur Kepri untuk memastikan seluruh program dapat diselesaikan demi tercapainya kemajuan di Provinsi Kepri.*(Diyanika)

banner 120x600
  • Share