MTQH Natuna Dilaksanakan Usai Idul Fitri 2024

  • Share
Spread the love

Natuna, kepripos.id – Pemerintah Kabupaten bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Natuna dan Lembaga Penyelenggara Tilawatil Qur’an (LPTQ) menggelar Rapat Koordinasi persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke – XII tahun 2024, bertempat di Ruang rapat kantor Bupati, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri. Rabu (10/01/2024).

Rapat yang dipimpin  oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan sebagai ketua LPTQ, Kepala Kemenag, Kabag Kesra Kemenag, Camat dan tokoh agama lainnya.Pada kesempatan itu Bupati  Rodhial Huda mengatakan, rapat ini akan membincangkan beberapa perkara terkait pelaksanaan MTQH ke – XII yaitu waktu dan tempat pelaksanaan serta cabang pertandingan yang harus dilakukan.

Pada kesempatan itu juga Kabag kesra Sudirman menyampaikan terkait pelaksanaan MTQH ke-XII ini akan dilaksanakan setelah lebaran Idul Fitri.

“Sebelumnya kita menetapkan Pulau tiga sebagai tuan rumah, namun karena kurangnya kesiapan dan keterbatasan anggaran kita lakukan di Masjid Agung Natuna,” sampai Sudirman.

Tambahnya, perencanaan pelaksanaan MTQH tersebut akan dilaksanakan dengan memakai pola yang sebelumnya dilakukan pada tahun 2022.

“Kemungkinan besar kita akan lakukan dengan memakai pola lama yang tidak ada pawai maupun Bazar dikarenakan keterbatasan anggaran,” tambah Sudirman.

Sementara itu, Kepala Kemenag Budi Dermawan juga menjelaskan terkait pelaksanaan pertandingan MTQH ini sudah diberikan juknis pelaksanaan dari tingkat provinsi.

“Juknis pelaksanaan MTQH sudah diberi gambaran dari tingkat provinsi, tinggal dari kabupaten untuk menyesuaikan saja,” ujar Budi.

Selain itu, Budi Dermawan juga menyinggung terkait penilaian atau penyeleksian peserta Syarhil dan fahmil untuk bertanding di tingkat provinsi nantinya.

“Kita tidak mengambil kelompok terbaik untuk maju ke tingkat provinsi, tapi ambil peserta terbaik dari kelompok tersebut supaya dari setiap kecamatan ada perwakilannya dan penampilan peserta lebih maksimal ketika bertanding di tingkat provinsi,” tegas Budi.*( Dayat)


Spread the love
  • Share