Layanan KB Natuna Capai 118% lebihi Target Provinsi

  • Share
Bupati Wan Siswandi didampingi Kepala DP3AP2KB Kabupaten Natuna, Sri Riawati serahkan penghargaan pengelola KB puskesmas terbaik

Natuna,Kepripos.id- Pelayanan Keluarga Berencana (KB) sejuta akseptor Nasional, di Kabupaten Natuna Provinsi  Kepulauan Riau (Kepri) capai 751 (118%) akseptor, lebihi permintaan Provinsi yaitu 632 (100%). Minggu (26/06/2022)

Akseptor KB merupakan pengertian dari anggota masyarakat yang mengikuti gerakan KB dengan melaksanakan penggunaan alat kontrasepsi.

Dalam rangka memperingati Harganas ke- 29 Bupati Natuna Wan Siswandi dalam sambutannya sampaikan,  penurunan angka stunting  sangat  signifikan sekitar 11%. Kemudian harus dipikirkan secara bersama dan bertindak bersama dalam mencegah stunting.

“Keluarga memiliki peran sangat penting,  Ayo Cegah Stanting Agar  Keluarga Bebas Stunting”. ungkap Sis

Selanjutnya Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda selaku ketua pelaksana tim pencegahan penurunan stunting (TPPS) kabupaten Natuna  pada kesempatan yang sama mengatakan, data prevalensi stunting di Kabupaten Natuna dari tahun 2017-2020 selalu berubah-ubah. Untuk 2 tahun lalu 2020-2021 Natuna berhasil menurunkan stunting hingga ke angka 11% dari target Nasional 14 %.

“Tahun 2017 (19.6%), tahun 2018 (20.06%), tahun 2019 (17,8%), tahun 2020 (11%), tahun 2021 (11.77%) tahun 2022 (17.77%),” ungkapnya.

Sebutnya,  dalam pencegahan stunting harus dimulai dari penanganan penyebab masalah, baik langsung maupun tidak.

“Penyebab langsung mencangkup masalah kurangnya asupan gizi dan penyakit infeksi, sementara penyebab tidak langsung mencangkup ketahanan pangan, akses pangan bergizi, lingkungan sosial, pemberian makanan bayi dan anak, kebersihan, pendidikan serta tempat kerja dan lingkungan kesehatan,” ujarnya.

Masih Rodhial, komponen yang paling penting dalam  penanganan stunting adalah keluarga, sebab bersentuhan langsung. Oleh kerenanya  orang tua  perlu menjaga anak dengan maksimal dan selalu berkonsultasi dengan perawat atau kader di pos pelayanan terpadu (Posyandu).

“Kita semua mengharapkan melalui keluarga dapat mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia maju,” tandasnya.

Dikesempatan itu pula, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna, Sri Riawati dalam sambutannya  di peringatan hari ulang tahun keluarga Nasional yang ke-29 di Pantai Piwang mengatakan, Natuna telah melebihi target provinsi dalam pelayanan KB sejuta akseptor.

“Target yang diberikan provinsi 632, capaian yang kita dapat 751 (118%),” ungkap Ria.

Menurutnya, angka tersebut merupakan bentuk keseriusan pemkab Natuna dalam menciptakan generasi yang sehat.

Dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional ia mengingatkan masyarakat akan pentingnya keluarga, dimana keluarga merupakan unit terkecil sebagai sumber kekuatan dalam menciptakan generasi yang mumpuni.

 

Penyerahan penghargaan Pengelola KB puskesmas terbaik,Pengelola PIK terbaik,Kader TRIBINA terbaik,Pengelola UPPKA terbaik

Ia menambahkan,  salah satu cara menciptakan generasi yang mumpuni yaitu dengan memberikan asupan gizi sehat dan terus memperhatikan tumbuh kembang anak.

Jika tidak,  akan menyebabkan stunting (gagal tumbuh akibat kekurangan gizi) yang akan mengganggu perkembangan otak,  pada akhienya berpengaruh pada kemampuan kognitif generasi.

“Harganas ke-29 Tahun 2022 mengusung tema ayo cegah stunting agar keluarga bebas stunting,” ucapnya.

Sri Riawati  juga sampaikan,  pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan meliputi, penilaian kelompok kegiatan pusat informasi konseling remaja serta kelompok bina ketahanan remaja dan penilaian kampung keluarga berkualitas.

“Penilaian kampung keluarga berkualitas pada tanggal 14-15 Juni,” tuturnya.*( Wahyudi).

banner 120x600
  • Share