KPK Pencegahan Menilai Desa Limau Manis Menuju Desa Anti Korupsi

  • Share
Perwakilan KPK Bidang Pencegacahan , Nurtjahyadi dalam sambutannya

Natuna, kepripos.id Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan Penilaian Desa Anti Korupsi. Untuk provinsi Kepulauan Riau  Desa Limau Manis dipilih untuk mengikuti tahap penilaian dalam Program Penilaian Desa Anti Korupsi. Acara ini digelar di Kantor Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (04/09/2023).

Bupati Natuna Wan Siswandi mengucapkan terimakasih kepada KPK yang telah menetapkan Desa Limau Manis Mewakili Kepri Mengikuti Lomba Desa Anti Korupsi

Acara ini dihadiri oleh Bupati Natuna, Kepala Inspektorat Provinsi Kepulauan Riau, Asisten I Bidang Pemerintahan Natuna, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama.

Program Penilaian Desa Anti Korupsi bertujuan untuk menciptakan pemerintahan dan masyarakat desa yang berintegrasi, serta berkomitmen untuk menjadi desa bebas dari korupsi yang merupakan inisiatif jangka panjang dimulai sejak tahun 2021.  hal ini disampaikan  perwakilan KPK Bidang Pencegacahan ,  Nurtjahyadi dalam sambutannya.

KPK Akan Tetap Desa Limau Manis Menjadi Desa Anti Koprupsi

“Selain Desa Limau Manis ini, ada sebanyak 22 Desa ditahun 2023 dan 8 Desa pada tahun 2022 diseluruh Indonesia menjadi bagian dari Program Penilaian Desa Anti Korupsi tersebut,” ungkapnya.

Nuryjahyadi juga katakan, untuk menjadi juara dalam Program Desa Anti Korupsi, tentunya  Desa Limau Manis harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan atau dianggap istimewa.

Asisten II Kabupaten Natuna Dampingi Tim Direktorat DITPERMAS KPK RI Dalam Observasi Desa Anti Korupsi di Desa Limau Manis

Dalam Kesempatan itu juga, Bupati Natuna Wan Siswandi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan dijadikannya Desa Limau Manis sebagai Program Penilaian Desa Anti Korupsi, bisa menjadi Inspirasi kepada Desa – desa yang ada Kabupaten Natuna.

KPK dan Kemendes Akan Jadikan Limau Manis Desa Anti Korupsi

“Saya harap untuk kedepannya bukan hanya Desa Limau Manis saja yang akan dipilih dalam mengikuti program ini, tetapi Seluruh Desa yang berada di Kabupaten Natuna untuk dapat berperan aktif dalam Pencegahan  hukum tindak pidana korupsi, supaya bisa masuk kedalam Program Penilaian Desa Anti Korupsi ini,” sampainya.

Lanjut Wan Sis,  terimakasih kepada KPK yang telah menetapkan Desa Limau Manis Mewakili Kepri Mengikuti Lomba Desa Anti Korupsi.

” jika dalam penilaian nanti desa Limau Manis masuk sebagai pemenang, diaharapkan jangan berbangga hati, karena itu merupakan keharusan bagi setiap desa, jika pun tidak terpilih sebagai pemenang itu pun perlu disyukuri, kerena sudah mewakili Kepri” ungkap Wan Sis

Dalam Proses penilaian program desa anti korupsi KPK dilibatkan oleh berbagai pihak diantaranya Inspektorat Jendral (Itjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Itjen Kementerian Desa (Kemendes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta pihak Provinsi dan Kabupaten. * ( Dayat )

banner 120x600
  • Share