Kejari Natuna Laksanakan Restorative Justice Terhadap Tersangka Pencurian 20 Dus Keramik

  • Share

Natuna,Kepripos.id- Bupati Natuna Wan Siswandi dan Wakil Bupati yang juga Plt. Ketua LAM Natuna Rodhial Huda mengikuti kegiatan keadilan Restorative Justice (RJ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna bertempat di  Aula Kejari Natuna, Jl Pramuka  Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, Jum’at(13/05/2022).

Bupati Natuna Wan Siswandi Menyampaikan terimaksih kepada Kejari Natuna dan Polres Natuna

Dalam sambutannya Wan Siswandi mengatakan, saya menyambut baik apa yang sudah dilakukan Kapolres dan pihak Kejaksaan yang sudah mewadahi kegiatan perdamaian antara pihak tersangka dan pihak korban agar mendapat kesepakatan bersama demi terpecahnya sebuah masalah yang sedang terjadi saat ini.

Lanjut Siswandi, lagi pula kasus yang sedang berjalan ini termasuk kasus kecil yang nilainya dibawah dua juta lima ratus rupiah yang bisa kita selesaikan secara kekeluargaan saja, tapi yang terpenting untuk tersangka jangan pernah mengulangi hal ini lagi,  apabila di ulangi lagi maka akan diproses hukum.

Kajari Natuna Imam MS Sidabutar, SH.,MH

Tersangka dengan inisial R berusia 19 tahun ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar hukum yaitu melakukan pencurian 20 dus keramik di salah satu tempat ibadah umat kristiani yaitu gereja santo paulus di jalan Batu Hitam.

Dalam kesempatan yang sama Kajari Natuna Imam MS Sidabutar, SH.,MH menyampaikan, kami menilai dari kasus yang tengah kami hadapi ini merupakan kasus pertama yang bisa diselesaikan melalui restorative justice atau secara damai karena tersangka ini masih dikaterogikan tersangka muda dan belum pernah melakukan tindak pidana (residivis) serta kasusnya pun masih dibawah nominal yaitu Rp, 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah).

Kejari Natuna Buntuk Kambong Perdamaian Adhyaksa

Tambahnya, untuk tersangka belum bisa kami bebaskan dikarenakan kami harus menunggu keputusan dari Kejagung Pusat apakah menyetujui atau tidak tersangka ini dibebaskan, kami dari Kejari hanya memfasilitasi kegiatan restorative justice ini dan kami juga berharap semoga perkara ini bisa segera diselesaikan.

Dalam kegiatan yang sama Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S, I, K., M.H  menghimbau melalui Bhabinkatibmas agar sadarkum masyarakat terus kita laksanakan. Harapan kita setelah kejadian ini tidak ada lagi kejadian selanjutnya namun perkara yang sudah di atur dalam hukum bisa diselesaikan diluar jalur pengadilan dengan catatan tersangka tidak pernah melakukan pelanggaran hukum atau bukan residivis, merupakan tulang punggung keluarga dan tidak pernah terlibat dalam tindak pidana yang lain.

Kegiatan keadilan restorative justice Kejaksaan Negeri Natuna dihadiri oleh Camat Bunguran Timur Hamid Asnan, Ketua MUI H. Mustafa Sis, pihak korban dan keluarga pihak tersangka.*( Irwanto).

banner 120x600
  • Share