Gubernur Kepri Resmikan SMKN 1 Bunguran Timur Laut

  • Share
Spread the love

Natuna– Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad Didampingi Bupati Natuna Meresmikan Gedung Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bunguran Timur Laut pada Selasa (6/7) siang.

Sekolah yang memiliki 34 siswa dan 22 tenaga pendidik serta satu penjaga sekolah ini dulunya terletak di Desa Ceruk, kini telah dipindahkan ke Desa Tanjung dengan menempati gedung baru.
Gedung baru berdiri diatas lahan seluas kurang lebih 2 hektar tersebut dibangun dengan menggunakan anggaran APBD Provinsi dan APBN tahun anggaran 2020.

Untuk provinsi membangun 3 ruang Kelas baru,Komputer untuk keperluan majelis Guru, sementara sarana dan prasarana bengkel otomotif mempergunakan anggaran APBN senilai 6 miliar Rupiah.

Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi Gubernur Kepri dan Kepala SMKN 1 Timur Laut Buka selubung SMKN 1 BTL

Gubernur Kepulauan Riau pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pembangunan SMKN 1 BTL ini bersumber dari dana APBN dengan nilai 5,7 miliar dan ditambah dari provinsi untuk tambahan kelas baru sebesar Rp. 900.000.000,-

“SMK melahirkan generasi-generasi yang bisa langsung masuk ke pasar kerja dan bisa menjadi wirausahawan muda, maka SMK yang ada ini harus dikembangkan, untuk itu sarana-prasarana pendukung harus kita penuhi. Mereka generasi-generasi muda, dari kemampuan yang mereka miliki mereka bisa menjadi wirausaha dan bisa bekerja di berbagai bidang pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan mereka” terang Ansar.

Ansar juga mengingatkan tugas guru sebagai tenaga pendidik agar dapat melahirkan para tamatan yang berkualitas dan memiliki etos kerja yang tinggi ” Guru itu ada empat kompetensi yang harus dimiliki, pertama kompetensi Pedagogik yaitu kemampuan guru untuk mengelola proses pembelajaran, kedua kompetensi kepribadian, ketiga kompetensi profesional dan keempat kompetensi sosial”.

Ansar juga berharap sekolah ini kedepannya akan melahirkan output output yang menjadi kebanggaan kita semua.

Pada kesempatan itu Bupati Natuna Wan Siswandi dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan dalam konteks pendidikan itu sendiri harus dipenuhi oleh pihak provinsi karena secara undang-undang undang-undang 23 nomor 2014 tentang pemerintahan daerah, jenjang SLTA merupakan tanggung jawab provinsi. “kami dari Pemerintah Kabupaten Natuna akan membantu sesuai kapasitas, termasuk menghibahkan untuk pembangunan ini merupakan kerjasama antara pemerintah Kabupaten dengan pemerintah provinsi”.**

Laporan : Irwanto


Spread the love
  • Share