GPM Diharap Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat dengan Harga Terjangkau

  • Share
Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan ketika meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Areca, Kelurahan Batu IX, Kamis (28/03).

TANJUNGPINANG, (Kepripos.id),- Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang melakukan peninjauan pelaksanaannya, di halaman Areca, Kelurahan Batu IX, Kamis (28/03).

Dalam kesempatan itu, Hasan mengatakan bahwa GPM bertujuan dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan seta menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Suci Ramadhan dan Idul fitri 1445 H.

“Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau untuk mempersiapkan pelaksanaan hari raya Idul Fitri,” ucapnya.

Ia menambahkan, pasar murah ini menjual kebutuhan bahan pangan yang berkualitas serta dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. “Harga yang dijual adalah harga yang jauh relatif lebih murah dengan kualitas yang baik diman kita bekerja sama langsung dengan BI, Bulog, Kelompok tani dan juga produsen tangan pertama, serta distributor pangan langsung yang ada di kota Tanjungpinang,” jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi kenaikan harga cambai merah jelang Hari Raya Idul Fitri, direncanakan minggu depan akan dilakukan panen cabai merah oleh kelompok tani binaan DP3.

“Rencananya minggu depan akan panen cabai merah sekitar 1,3 ton oleh kelompok tani binaan DP3 Kota Tanjungpinang. Diharapkan mampu membantu stabilitas harga cabai merah jelang Idul Fitri,” sebutnya.

Terakhir Hasan berharap GPM mampu menjaga inflasi di Kota Tanjungpinang.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi dalam terlaksananya kegiatan ini, sehingga mampu membantu untuk menjaga inflasi di daerah. Dan Pemerintah akan terus berupaya dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan,” pungkasnya.

Saat meninjau, Hasan sekaligus mengecek harga jual di GPM, diantaranya Beras SPHP Rp. 53.000,-/5kg; Beras Premium Bulog Rp. 65.000,-/5kg; Beras Gajah Merah Rp. 75.000,-/5kg; Tepung Tulip Rp. 7.500,-/kg; Gula Pasir Rp. 14.000,-/kg; Minyak Kita Rp. 12.500,-/liter; Telur no 3 Rp. 52.000,-/papan; Cabai Merah 40/kg; Sayuran Hydroponik Rp. 5.000,-/pack; Daging Beku Rp. 80.000,-/kg. (Prokompim)

 

“Clear & Clean Governance”, Pemko dan Kejari Batam Teken Kerja Sama Bidang Hukum

banner 120x600
  • Share