FPPI Batam Kembali Gelar Pelatihan di Lapas, Kali Ini Membuat Luti Gendang

  • Share
Pengurus DPC FPPI Kota Batam foto bersama WBP, Petugas Lapas dan Putri Kepulauan Riau Tahun 2023 usai pelatihan Selasa, 18 Juli 2023. (Foto: DCP FPPI Batam untuk Kepripos.id)
Spread the love

BATAM, (Kepripos.id)- DPC Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Batam, kembali menggelar pelatihan bagi warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Batam.

Setelah sebelumnya sukses mengadakan pelatihan membatik, kali ini membuat luti gendang, kuliner khas melayu yang terkenal lezat.

Sebanyak 10 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dilibatkan pada pelatihan yang digelar Selasa, 18 Juli 2023, tersebut.

FPPI Batam secara khusus mendatangkan Bunda Rini sebagai instruktur. Rini dikenal cakap soal resep jajanan khas. Dia sendiri owner RDL snack and cookies.

Ketua DPC FPPI Batam, Yuni Hastuti Anggriani, A.Md mengatakan pelatihan ini merupakan agenda lanjutan dari program pelatihan bulanan bagi perempuan WBP.

Adapun alasan dipilihnya pelatihan membuat luti gendang, agar WBP mendapatkan tambahan pengetahuan tentang resep makanan dan meningkatkan ketrampilan memasak.

“Selain dapat diterapkan pada keseharian, para WBP juga bisa memanfaatkannya untuk menambah penghasilan,” kata Tutik, sapaan akrab Yuni Hastuti Anggriani.

Dia berharap pelatihan ini semakin meningkatkan kemandirian WBP. Dan Lapas, sebagai tempat pembinaan, harus menjadi ruang bagi WBP perempuan untuk penumbuhan kreativitas dan inspirasi. Serta menjadi peluang penciptaan wirausaha baru.

“Ke depan semoga mereka dapat membuka usaha sendiri setelah menyelesaikan masa hukuman,” ujar Tutik.

Sementara Bunda Rini mengaku senang karena peserta pelatihan mudah menerima materi. Dalam pelatihan ini Rini menekankan agar peserta menguasai takaran resep luti gendang berikut isiannya.

“Dan paling penting bisa memasak pakai hati,” katanya.

Peserta pelatihan juga mengaku gembira mengikuti kegiatan tersebut. Menurut mereka kegiatan memasak ini positif dan menghilangkan stress.

“Ilmunya juga berguna,” kata Ana, salah satu peserta.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIB Batam, Puspitadini mengapresiasi kegiatan bulanan FPPI Batam ini.

Dia mengatakan pembinaan kemandirian sangat diperlukan bagi WBP. Sehingga setelah kembali ke masyarakat nanti mampu bersaing dalam bursa tenaga kerja atau dapat hidup mandiri.

Pada kesempatan ini Tutik juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggotanya yang hadir dan bersemangat mengikuti kegiatan.

Dia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur sehingga pelatihan dapat terlaksana dengan baik. Utamanya kepada Bunda Sartika, yang merupakan penasehat DPC FPPI Batam.

Yang membikin hati Tutik semakin bungah, Putri Kepulauan Riau Tahun 2023 hadir pada pelatihan. (Yoyok Sudirman)


Spread the love
  • Share