Desa Sepempang Gelar Festival Budaya Desa

  • Share

Nong Budaya Itou

Natuna, Kepripos.id –  Masa terus berganti, seiring dengan perputaran masa tanpa terasa berlalu. Begitu juga halnya kebudayaan Natuna hampir berlalu.

Kala itu, tahun tujuh puluhan seniman gendang panjang, sebut saja namanya “Ali” bersama groupnya dengan lincah bermain gendang panjang. Apalagi ditampilkan saat pesta perkawinan ( Gawai). Kini Ali dan kawan-kawan sudah nampak tua, bahkan ada anggotanya kini sudah tiada  (meninggal dunia -red).

Kesibukan dan modernisasi ikut serta mengikis seni budaya yang cikal bakalnya  di negeri melayu Natuna ini.

 

Sadar akan itu,  Kepala Desa Sepempang M.Madelan mencoba membuat Festival Budaya Desa walau hanya ditingkat Desa.

“ rencana awal kami akan mengadakan festival  ini se Kecamatan Bunguran Timur, namun dengan pertimbangan covid belum berakhir, walaui Natuna sudah zore, kegitannya dilaksanakan ditingkat desa saja” sampai Delan.

Kita mengangkat kebiasaan, budaya masa lalu agar tumbuh dan berkembang di zaman teknologi hari ini, diantaranya lomba ngejik, lomba kuliner dan  lomba bercerita, pertandingan gendang panjang dan  gasing, serta pameran seni.

“Festival terselengara berkat kepercayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Pemerintah Desa Sepempang.  Untuk pemantapan festival,   peserta terlebih dahulu memperoleh pendampingan dari pendamping desa kusus kebudayaan”, jelas Delan.

Bupati Natuna Minta Panitia Pelajari Usulan DOB

Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 13-15 November di Desa Sepempang. Pesertanya  merupakan kombinasi Dewasa dan anak-anak (remaja) dengan tujuan agar anak bisa belajar kepada yang lebih tua. tutupnya.

* (Irwanto).

 

banner 120x600
  • Share