Dendang Piwang Tak Kan Hilang Melayu di Bumi

  • Share
Spread the love

Natuna, Kepripos.id- Gelar Budaya Dendang Piwang  merupakan program Pemerintah Kabupaten Natuna melalui dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini bertujuan   membangkitkan kembali seni budaya Natuna dan pelepas rindu akan musik dan budaya masa lalu dalam rangka regenerasi kebudayaan agar tidak terkikis oleh tekhnologi kekinian.

Adat dan Budaye Melayu merupakan tanggung jawab dan milik kite semue, termasuk staekkholder wajib mempertahankannye, hal ini disampaikan oleh Ketua LAM Kepri Natuna, Dato’ Wira Setia Utama, H. Wan Suhardi dalam sambutannya  pada gelar Dendang Piwang kali ke 7, di halaman kantor desa Batu Gajah, Natuna Kepulauan Riau, (07/10/2023).

Melayu bukan saje milik orang Kepulauan Riau, Bangsa Indonesia, Melayu ade dimane-mane. Seperti Melayu Singapura, Malaysie Vietnam, Thailand, Berunai Darussalam, Pilifine dan dan melebar ke seluruh dunia,  sehingga di sebut dengan Melayu Raya.

Dato’ Wira Utama juga jelaskan, ciri khas orang melayu adalah mentaati setiap perintah pemimpinnya dan mampu mencontohi setiap perlakuan orang lain yang bersifat positif pula.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Rodhial Huda menyampaikan penampilan siswa-siswi Desa Batu Gajah malam ini sungguh menghibur.

“malam ini saya merasa terhibur sekali dengan beberapa penampilan yang ditampilkan oleh para penampil malam ini, saya berencana untuk kedepan agar bisa membuat festival kebudayaan melayu Natuna agar lebih dikenal oleh pihak luar Natuna.

Lanjut Huda, kami mengharapkan Desa Batu Gajah menjadi Desa yang melestarikan kebudayaan, karena anak – anak muda sangat bersemangat sekali dalam menampilkan kebudayaan Natuna.

Dalam kesempatan itu pula Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Indra Joni menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya melestarikan seni budaya di Natuna lewat para kaum muda agar bisa belajar tentang kebudayaan Natuna, sehingga mental kaum muda bisa terbentuk lewat kegiatan seperti ini. Dengan terbentuknya mental kuat disetiap pemuda maka kegiatan kebudayaan selanjutnya bisa diisi oleh para pemuda.

Dalam kegiatan itu pula Kepala Desa Batu Gajah Kurniawan Sindro Utomo menyampaikan, melalui kegiatan ini kami harap kebudayaan yang ada diwilayah kami bisa terangkat dan dilirik oleh pihak Kabupaten Natuna untuk ditampilkan di tingkat nasional, selain itu kami juga mengharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadi momentum kami untuk semangat lagi dalam berkarya di bidang kebudayaan.

Berbagai penampilan ditampilkan pada dendang piwang kali ini yaitu sholawat busyro yang dibawakan oleh orkestra Gazal Natuna, pembacaan gurindam dua belas oleh siswi SDN 10 Batu Gajah, tarian zapin oleh sanggar dendang bermadah, duet lagu zapin melayu, tarian kreasi, permainan rakyat, permainan alu selesung, tarian pegi menyuloh ikan dan undang.

Kegiatan pagelaran budaya dendang piwang dihadiri oleh OPD, Camat Bung. Timur Hamid Hasnan, Kompasbenua, serta masyarakat Desa Batu Gajah. *( Irwanto)


Spread the love
  • Share