https://kepripos.id/wp-admin/customize.php?return=%2Fwp-admin%2Fabout.php

Cemaga Usul Taman Satwa Kekah

  • Share

Natuna – Cemaga merupakan desa terpandang kala itu, ia bukan desa dari hasil pemekaran seperti Desa Cemaga Utara, Cemaga Selatan dan Desa Cemaga Tengah, untuk itu kita perlu membangun Desa Cemaga ini lebih maju lagi, hal ini disampaikan oleh kepala Desa Cemaga Fiter Edison pada kegiatan musrenbangdes Desa Camaga Kecamatan Bunguran Selatan Kabuten Natuna Provinsi Kepulauan Riau ( 27/01/2021).

Lanjut Edison, Kejayaan masalalu Desa Cemaga perlu raih kembali, untuk itu dalam musrenbangdes kita kita perlu menyimbangkan pembangunan bersipat menunjang geraknya perekonomian masyarakat, Keagamaan, badaya dan kepemudaan.

Pada kesempatan yang sama Camat Bunguran Selatan Faisal dalam arahannya “ meminta dalam usulan hendaknya merata untuk semua sector, termasuk sector keagamaan, kita perlu memperkuat keagamaan kepada pada anak-anak kita sejak dini, oleh karna itu dalam mengusul pembangunan Besar Samaratul Infaq Cemaga perlu diawali dengan Master Plan terlebih dahulu”.

Kita jadikan Masjid Besar Samaratul Infaq Cemaga bukan saja untuk Solat saja, masjid perlu dijadiakan tempat belajar agama yang lebeh pamilier dengan sebutan Islamic centre. Islamik centere Bunguran Selatan, terang Faisal.

Kepada kepripos.co.id, Faisal berkeinginan potensi wisata di Desa Cemaga perlu ditingkatkan, Geosite Pulau Akar sudah menjadi geosite Nasional, agar Cemaga menjadi menjadi tujuan penelitian dan kunjungan wisata kita perlu menambah geosite baru, Seperti taman konsevasi hewan satwa kekah dan agro wisata, Desa Cemaga punya potensi untuk itu.

“Suatu kebanggan untuk bangsa ini jika geopark Nasional Natuna terdaftar di organisasi pendidikan dunia ( Unesco Global Geopark)”, tutup Faisal.

Musrenbangdes yang dipimpin oleh Ketua BPD Cemaga Abdul Halim dengan peserta anggota BPD, Katua RT/RW/Kadus, Unsur Keagamaan Pendidikan dan tokoh masyarakat.**

Laporan : Wahyudi#R02

banner 120x600
  • Share