Bupati Natuna Tunjau Pengungsi, 48 Ditemukan Meninggal dan 417 Korban Terdampak Longsor Tinggalkan Serasan

  • Share
Bupati tinjau kondisi warga terdampak bencana alam longsor ngungsi dari pulau Serasan di pelabuhan Serasan
Spread the love

KEPRIPOS.ID, Natuna – Sebanyak 417 orang tinggalkan Pulau Serasan, Natuna menggunakan KM Bukit Raya, Minggu (12/3/2023) malam.

Ratusan penumpang ini merupakan korban terdampak longsor yang terjadi di Serasan pada Senin 6 Maret 2023 lalu.

Ari (25), seorang penumpang dari Air Raya, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan mengatakan, bahwa dia akan pergi ke Ranai bersama keluarganya.

Menurutnya akan jauh lebih aman jika mereka mengungsi keluar pulau Serasan. Sebab kondisi cuaca di Serasan masih belum stabil.

“Saya dan keluarga ngungsi di posko PLBN. Saya pikir kalau ke Ranai lebih aman,” katanya.

Pantauan Kepripos.id, sekira pukul 22.00 WIB, ratusan penumpang padati Pelabuhan Serasan. Mereka mengantre untuk naik ke atas kapal.

Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi wakilnya Rodhial juga turut menyaksikan keberangkatan para penumpang.

Wan Siswandi mengatakan ratusan penumpang dari Serasan dengan tujuan Midai, Ranai, Letung dan Kijang difasilitasi tiketnya 100 persen.

“Mereka (yang naik dari Pelabuhan Serasan) tak perlu bayar tiket, semuanya digratiskan. Semua biaya ditanggung pihak Pelni,” kata Wan Siswandi.

Diketahui 417 penumpang ini akan turun di Midai sebanyak 8 orang, Pelabuhan Selat Lampa (Ranai/Natuna) sebanyak 298 orang, Tarempa sebanyak 38 orang dan Kijang sebanyak 70 orang.

Selama proses naik turun penumpang tampak berjalan aman dan terkendali. KM Bukit Raya kembali berlayar sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (13/3/2023).*( Aulia)

 

46 Korban Longsor di Serasan Ditemukan Meninggal 8 Dalam Prosos Pencarian

 

 


Spread the love
  • Share