Aplikasi Mooapps Permudah Monitoring Kesehatan Sapi

  • Share

Kepri Pos

Natuna-Ajang  kemah budaya kaum  muda (KBKM)  kembali digelar untuk yang ketiga kalinya. Sebuah ajang yang dimana pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia berkesempatan untuk bertarung ide dalam pemecahan masalah kebudayaan yang ada di desa. Tahun ini  Kelompok High Five yang berasal dari Kabupaten Natuna ikut turut ambil bagian di ajang   KBKM  2021 dan  menjadi satu-satunya perwakilan dari Natuna dan Kepri yang lulus ke tahap seleksi regional I. hal ini disamoaikan oleh Sandi Pamungkas (mentor) dikediamannya di Desa Sungai Ulu Bunguran Timur Natuna, ( 04/08/20210

Lanjut Sandi, Isu permasalahan yang diangakat oleh kelompok High  Five dalam ajang KBKM tahun ini yaitu  matinya hewan ternak secara mendadak dan serangan penyakit pada hewan ternak yang  tidak bisa diantisipasi oleh para peternak serta kurangnya pasar penjualan hewan ternak. Hal ini dikarenakan kurangnnya pengetahuan para perternak dan kurangnnya edukasi.

Mengantisipasi sakit pada hewan ternak, kelompok High Five mengembangkan sebuah aplikasi yang bernama Mooapps yaitu aplikasi monitoring hewan ternak dan market place sebagai perluasan pasar untuk penjualan hewan ternak, baik itu daging dan keperluan ternak lainnya serta menambahkan fitur edukasi untuk para peternak, terang Sandi

Kelompok KBKM  yang beranggotakan 5 orang tersebut yaitu Wahyudi, Azka Nahya Amanta, Sarah Martini Aritonang, Iqmanuddin dan Ayu Wulan Anggraini serta dimentori oleh Sandi Pamungkas, dinyatakan lulus ke tahapan seleksi Regional I berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi Republik Indonesia NOMOR : 0951/F6KP04.00/2021TENTANG PENETAPAN PESERTA KEMAH BUDAYA KAUM MUDA TAHUN ANGGARAN 2021. Selanjutnya  Kelompok High Five akan akan menjalani pematangan proposal sekaligus bersaing dengan Provinsi lain yang tergabung kedalam Regional I. Kemudian akan melanjutkan seleksi Nasional KBKM pada Bulan Agustus 2021, sampai Sandi.

KBKM menjadikan Desa Sungai Ulu sebagai lokasi riset sekaligus pengembangan aplikasi kelompok High  Five yang megangkat permasalahan masyarakat yaitu matinya hewan ternak secara mendadak dan serangan penyakit pada hewan ternak yang  tidak bisa diantisipasi oleh para peternak serta kurangnya pasar penjualan hewan ternak. Hal ini dikarenakan kurangnnya pengetahuan para perternak dan kurangnnya edukasi dan sosialisai  tentang cara-cara mengantisipasi sakit pada hewan ternak.

Dari kasus tersebut  kelompok High Five mengembangkan sebuah aplikasi yang bernama Mooapps yaitu aplikasi monitoring hewan ternak dan market place sebagai perluasan pasar untuk penjualan hewan ternak, baik itu daging dan keperluan ternak lainnya serta menambahkan fitur edukasi untuk para peternak.

Masih Sandi Pamungkas selaku mentor dari kelompok High Five menyampaikan, bahwa Mooapps dan alat berbentuk kalung yang dipasang dileher sapi yang   bisa terhubung secara sirkuit ke Aplikasi.

Kalung ini dilengkapi dengan GPS, sensor suhu tubuh, sensor gerak, sensor tekanan darah, dan sensor tekanan udara.

“Mooapps ini nantinya bisa memonitoring kesehatan hewan ternak secara real time 24 jam, baik tekanan darah, tekanan udara, suhu tubuh dan kehamilan hewan ternak, jadi si peternak tidak perlu lagi sapi yang mati secara mendadak, peternak hanya perlu membuka smartphonenya dan bisa melihat dari Aplikasi tersebut” terang sandi.

Selain fitur Monitoring dan marketplace Mooapps juga memiliki fitur edukasi yang dimana nantinya akan ditambahkan bagaimana cara-cara memelihara dan merawat hewan ternak yang sakit dengan menggunakan pengetahuan tradisional yang sebelumnya telah dilakukan riset oleh kelompok High Five ” setiap ajang KBKM selalu mengharapkan lahirnya ide-ide pemecahan masalah pemajuan kebudayaan, oleh karena itu kami memasukkan salah satu dari objek pemajuan kebudayaan kedalam aplikasi kami yaitu pengetahuan tradisional” terang wahyudi selaku ketua dari kelompok High Five.

Wahyudi juga mengharapkan dukungan baik dari pemerintah maupun swasta “ tentu kita dari kelompok High Five sangat berharap dukungan dari semua pihak karena bulan Agustus ini kami akan menjalani seleksi Nasional, kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak agar bisa lolos ke Nasional dan bisa mengembangkan Aplikasi Mooapps di Natuna”, tutupnya.* Aulia

banner 120x600
  • Share