Alat Berat TPA Rusak Berat Wakil Bupati Rodhial Hadiri Goro

  • Share
Spread the love

Natuna, kepripos.id – Sejak tanggal 4 januari lalu (2024) alat berat  Eskavator dan Bulldozer milik Dinas Lingkungan Hidup rusak berat dan tidak bisa berfungsi sama sekali, sementara sampah dikirim ke tempat pembuangan akhir 8-10 truk perhari, membuat sampah tidak terkelola dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Kadis Lingkungan Hidup, Ferizaldi melaui sambungan selulernya (11/01/2024).

Lanjut Feri, kedua alat tersebut sudah milalui tidak berfungsi dengan baik sejak 6 bulan lalu. Eskavatornya setiap 1 jam mati sendiri, sudah  dingin mesinnya baru hidup kembali, pada akhirnya rusak total. Sementara Bulldozer mesinnya bagus, hanya saja rantainya yang tidak bisa diperbaiki lagi.

Menyinggung pengadaan alat baru, Ferizaldi menyebut sudah masuk Rencana Kerja (renja) dinasnya.

” ya, sudah ada direnja DLH hanya saja pagunya cukup besar, eskavator dengan tife yang sama harganya mencapai 2 milyar sedangkan untuk bulldozer lebih dari 1 milyar” terang Feri.

Untuk mengatasi sementara pengelolaan sampah di TPA pemkab mempergunakan eskavator pihak swasta.

Untuk memastikan pengeluaan TPA sudah pulih kembali, Wakil Bupati Natuna bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lakosi sekaligus gotong-gotomg royong sisa sampah di ruas jalan melintasi TPA Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri. Kamis (11/01/2024).

Kegiatan tersebut diinisiasikan oleh Kodim 0318/ Natuna setelah adanya laporan dari masyarakat bahwa banyaknya sampah yang menutupi area ruas jalan menuju Desa Selemam.

Komandan Kodim (Dandim) 0318/Natuna Letkol Inf Morison Chandra Karundeng katakan, tujuan diadakannya pembersihan ini semata – mata untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan masalah tersebut.

“Ini adalah salah satu tugas dari kami dan bentuk kepedulian kami dalam membantu pemerintah dan masyarakat,” Ujar Chandra.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda sangat menyambut baik tentang kegiatan yang dilakukan oleh Forkopimda itu.

“Saya berterima kasih kepada Pak Dandim dan rekan-rekan semuanya yang telah bergotong royong dan berinisiatif membantu Pemda disaat seperti,” ungkap Rodhial.

Eskavator dan bulldoszer (kuning) TPA terparkir rusak

Rodhial Huda juga menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di TPA tersebut adalah tugas rutin dari Pemerintah Daerah melalui dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Namun dikarenakan alat berat yang kami miliki saat ini rusak beberapa waktu yang lalu sehingga sampah tersebut mengalami penumpukan di area ruas jalan dan tidak bisa ditangani dengan maksimal,” jelas Rodhial.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut; Sekda Kab. Natuna  Boy Wijanarko Varianto,Danlanal Ranai diwakili Paspotmar Mayor Tehnik M. Tuahta, Danden Hanud 477 Kopasgat letkol Pas Ade Afandi, Danyon Komposit Diwakili Santai Arhanud Kapten Inf Arh Deny Cahyo Mustiko, Kapolres Diwakili Wakapolres. Kompol Ahmad Rudy Prasetyo, Kasdim 0318/Natuna Mayor Inf Janner Aruan, Ka BMKG. Bapak Feriomex Hutagalung, Danramil 01/Ranai Mayor Inf Roganda Simanjuntak, Ka DLH Ferizaldy, Kadis Damkar Syawal, Sekdis DLH, Kabid Sampah DLH Bapak Poller Sirait, Kabid Sampah DLH Poller Sirait, Ka BPBD Natuna. Diwakili Kabid PK BPBD Tri Didik , Pasiops Kodim 0318/Natuna. Kapten Inf Lisbon Situmorang.

B. Adapun Yang Terlibat Dalam Karya Bakti. Gotong Royong.
1. Lanud Ranai. 10 orang, Lanal Ranai. 10 orang, Polres Natuna. 10 orang, Yon komposit 1/Gardapati. 10 orang, Denhanud 477 kopasgat. 10 orang, Basarnas. 10 orang, Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Natuna. 10 orang, BPBD kabupaten Natuna. 10 orang, Warga sebayar Sungai Hulu. 50 orang, Warga Sleman. 50 orang, Satpol PP. 10 orang, Pemuda Pancasila kabupaten Natuna. 10 orang, Komuna. 10 orang, Karang taruna. 10 orang. * ( Dayat )


Spread the love
  • Share