30 Usulan Prioritas Musrenbang Kecamatan Bunguran Selatan

  • Share

Natuna,Kepripos.id-Bupati Natuna yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Basri, M. Si didampingi Anggota DPRD Natuna Eri Marka dan Camat Bunguran Selatan Supardi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bunguran Selatan, bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Bunguran Selatan(Bungsel), Jl Padang Maliso Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, Kamis(03/02/2022).

Dalam sambutannya Basri menyampaikan, 20 kegiatan yang rencana akan dilaksanakan di Bungsel dengan nominal anggaran 3,1 M sangat besar sekali, tetapi perlu saya sampaikan bahwa hari ini Anggaran Belanja Daerah (APBD) Natuna belum mencukupi untuk melaksanakan seluruh kegiatan tersebut karena Negara Indonesia sedang menghadapi wabah Virus Corona yang berdampak buruk baik sektor perekonomian maupun di sektor pembangunan sumber daya manusia di seluruh wilayah Indonesia termasuk Natuna.

Lanjut Basri, saya juga mengharapkan kepada masyarakat untuk musrenbang kali ini jangan berkecil hati apabila sebagian rencana pembangunan tidak bisa terakomodir dikarenakan APBD Natuna sangat menurun sekali dikarenakan aktivitas perekonomian terhenti sehingga penerimaan negara melalui pemungutan pajak dan non pajak sangat menurun sekali.

Musrenbang jangan hanya membangun infrastruktur saja tetapi juga harus membangun sumber daya manusianya, agar masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Bungsel memiliki pemikiran yang luas serta mampu berpikir untuk lebih maju lagi kedepannya, harap Basri.

Dalam kesempatan yang sama Camat Bungsel Supardi menyampaikan ” kami sudah melaksanakan Musrenbang di tingkat Desa dan sekarang tingkat Kecamatan Bungsel sedang kita laksanakan sesuai dengan visi misi Bupati Natuna yaitu infrastruktur untuk masyarakat dan pengembangan pemanfaatan ekonomi kerakyatan sudah dimasukkan di program kerja masing-masing Desa se-Bungsel”.

Adapun 30 usulan Musrenbang yang disampaikan oleh Camat Bungsel yaitu, Pembuatan sumur galian alat berat Setengar dan Pian Padang, Hotmix jl Air Dundung RT/RW(01/01) Batu Bayan Barat, Pembukaan dan pengerasan jalan Perani ke Sekup Cemaga Utara, Jalan lingkar wisata Pulau Akar, Pembangunan gedung serbaguna Kantor Camat Bunguran Selatan, Pengadaan bibit kelapa hibrida, Lanjutan hotmix jalan Air Seneh ke Sekukup Cemaga Utara, Rehab Postu Setengar Cemaga Selatan, Perencanaan pembangunan masjid besar Tsamaratul infaq Kecamatan Bunguran Selatan, Pembangunan lapangan bola voly RT/RW(03/02) Batu Bayan Cemaga Tengah, Rehap puskesmas pembantu Cemaga, Pengadaan tempat bersalin serta alat kesehatan seperti obat-obatan di poskedes Cemaga Utara, Penimbunan pantai Batu Jala RT/RW(02/02) Batu Bayan Cemaga Tengah menggunakan batu pondasi, Pengendalian stanting Cemaga Selatan, Rehab lantai surau al-hidayah Desa Cemaga, Pengadaan sapi unggul brahmana Cemaga Utara sebanyak 50 ekor, Penambahan ruang bersalin polindes Cemaga Tengah, Pembangunan teras surau al-hidayah Selemut RT/RW(02/01) Cemaga Selatan, Pengadaan mobiler Kantor Camat Bunguran Selatan, Sambungan pipa air bersih dari RT 04 menuju RT 05 Cemaga, Pengadaan elektronik Kantor Camat Bunguran Selatan, Rehab total atap MTS Singgang Bulan, Pembebasan lahan SDN 003 Cemaga Utara, Rehab 4 lokal SDN 004 Cemaga Selatan, Pengadaan bibit ayam potong lengkap dengan kandang dan pakannya di Desa Cemaga Tengah, Pembangunan pagar SMAN 1 Bunguran Selatan, Penataan halaman Kantor Camat Bunguran Selatan, Rehab gedung MDA tsamaratul infaq Cemaga, Rehab ruang kelas SDN 005 Cemaga Selatan dan pembukaan jalan lingkar Kantor Camat Bunguran Selatan. Pembangunan tersebut bersumber dari APBD Natuna tahun 2023.

Menanggapi 30 usulan Prirotas Musrembang Kecamatan Bungsel tersebut, Kepala BP3D Moestofa menyampaikan ” sedikit membawahi dari beberapa rencana pembangunan infrastruktur jalan yang melewati hutan harus memiliki izin untuk dibangun sesuai peraturan yang telah dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup tahun 2022 agar kita tidak tersandung masalah hukum, maka dari itu kami mengharapkan untuk setiap desa agar berhati-hati dalam mengajukan pembangunan jalan yang melewati hutan”.

Kegiatan Musrembang Kecamatan Bungsel dihadiri oleh OPD, Kades dan BPD se-Bungsel, serta Tokoh Masyarakat. *( Irwanto)

banner 120x600
  • Share