Camat Supardi, Wujudkan Petani Sejahtera Melalui Pertanian Holistik

Camat Bunguran Selatan Kabupaten Kepri,Supardi

Natuna, kepripos.id- Untuk mewujudkan petani sejahtera memang perlu merubah pola pertanian konvensional ke pertanian holistik. Hal ini ini disampaikan Camat Bunguran Selatan kepada kepripos.id di sela-sela Musrenbang tingkat Kabupaten Natuna (10/02/2026).

Suatu kehidupan memang saling membutuhkan, termasuk kebutuhan hidup tumbuhan dan hewan.
Kebutuhan yang dimaksud adalah tanaman dan hewani akan kebutuhan hidup manusia, seperti sayuran hewan ternak.

banner 325x300

Untuk memenuhi kebutuhan itu perlu merubah pola pertanian tradisional menjadi sistim pertanian holistik, disamping akan terpenuhi kebutuhan hidup juga akan menekan biaya produksi.

Lanjut Pardi, pola ini akan menekan biaya pupuk, kerena ayam, sapi dan kambing memproduksi kotoran yang bisa diolah menjadi pupuk kandang. Sementara pakan sapi bisa memanfaatkan pucuk jagung. Singkong dan daunnya untuk pakan dijadikan pakan hewan ternak (unggas).

Namun ada kendala yang dihadapi petani lanjut Pardi, yaitu pengolahannya pertanian masih secara tradisional.
“ Untuk itu Kecamatan Bunguran Selatan di Musrenbang tahun 2026 mengajukan prioritas pengadaan traktor pertanian, agar sentuhan teknologi, pertanian menjadikan produktif .

Peluang Bisnis

Keberadaan BUMDes dan Koperasi dalam pemasaran dari pengelohan hasil industri pertanian sangat menjanjikan jika usaha pertanian dikelola secara holistik.

” sebagai contoh, harga daging ayam kampung paling tinggi sebesar tiga puluh lima ribu perkilo geram jika pakannya diambil dan diolah dari tanaman yang ada. Sehingga kita bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal, seperti MBG akan tetapi bisa menuhi pasar di luar daerah.” Terang Pardi

Penyerapan Tenaga Kerja

Penyerapan tenaga kerja dengan menejemen pertanian holistik membutuhkan tenaga kerja cukup besar guna menangani bidang pekerjaan masing-masing.” tutup Pardi